Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026 Drama 3-2 vs Madrid

El Clasico Berdarah di Riyadh: Barcelona Kunci Gelar Piala Super Spanyol 2026 Lewat Drama 5 Gol

Oleh: Redaksi Olahraga Updatebola | Senin, 12 Januari 2026

Riyadh, Arab Saudi – Langit malam di Riyadh seakan runtuh oleh gemuruh sorak sorai pendukung Blaugrana. Bukan sekadar kemenangan, malam ini adalah pernyataan tegas. Barcelona resmi menahbiskan diri sebagai “Raja Spanyol” awal tahun ini setelah menumbangkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor tipis nan dramatis 3-2 dalam partai final Piala Super Spanyol 2026, Minggu (11/1) malam waktu setempat.

Nobar / Live Match : http://updatebola.live

barcelona juara piala super spanyol 2026, hasil el clasico tadi malam, updatebola, real madrid vs barcelona, skor akhir barca madrid, berita bola terkini.
barcelona juara piala super spanyol 2026, hasil el clasico tadi malam, updatebola, real madrid vs barcelona, skor akhir barca madrid, berita bola terkini.

Bagi Anda pembaca setia Updatebola yang melewatkan laga ini karena jam tayang yang larut, Anda melewatkan salah satu El Clasico terbaik dalam satu dekade terakhir. Ini bukan lagi soal taktik membosankan atau permainan hati-hati. Ini adalah perang terbuka. Xavi Hernandez dan Carlo Ancelotti sama-sama menurunkan ego, memaksa 22 pemain di lapangan untuk berlari hingga paru-paru mereka terasa terbakar.

Laga ini memiliki segalanya: gol cepat, comeback, blunder fatal, hingga gol kemenangan di menit-menit “haram” yang membuat separuh stadion terdiam dan separuhnya lagi meledak dalam euforia.

Babak Pertama: Jual Beli Serangan Tanpa Kompromi

Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit, aura “permusuhan” langsung terasa. Real Madrid yang turun dengan formasi andalan mereka, 4-3-1-2 (diamond), mencoba mengambil inisiatif serangan lewat kecepatan Vinicius Jr dan pergerakan cair Jude Bellingham. Sementara Barcelona, setia dengan filosofi 4-3-3, mencoba memegang kendali bola.

Namun, kejutan datang di menit ke-12. Sebuah kesalahan umpan dari lini belakang Barcelona—yang malam ini tampak sedikit gugup di awal laga—dimanfaatkan dengan kejam oleh Los Blancos. Federico Valverde memotong jalur bola, mengirim umpan terobosan kilat ke Vinicius Jr. Dengan dingin, pemain Brasil itu menaklukkan Ter Stegen di tiang dekat. 0-1 untuk Madrid.

Gol tersebut seperti bensin yang disiramkan ke api. Barcelona tersengat.

Tim analis Updatebola mencatat, respons Barcelona kali ini berbeda dari musim-musim sebelumnya. Jika dulu mereka panik saat tertinggal, kali ini Pedri dan Gavi di lini tengah justru semakin tenang mengatur tempo. Hasilnya terlihat di menit ke-38.

Bermula dari aksi individu Lamine Yamal di sisi kanan yang mengobrak-abrik pertahanan Ferland Mendy, bola cut-back dikirim ke tengah kotak penalti. Di sana, bukan Lewandowski yang menyambut, tapi gelandang box-to-box mereka yang muncul dari lini kedua. Tembakan keras menghujam jala Thibaut Courtois. Skor berubah 1-1 hingga turun minum.

Babak Kedua: Taktik Jenius dan Mental Juara

Masuk ke ruang ganti dengan skor imbang membuat tensi babak kedua semakin tinggi. Di sinilah letak kejelian Xavi Hernandez yang patut diacungi jempol. Melihat Madrid mulai menumpuk pemain di tengah untuk mematikan aliran bola Pedri, Xavi menginstruksikan bek sayapnya, Alejandro Balde, untuk lebih berani melakukan overlap ekstrem.

Strategi ini berbuah manis di menit ke-58. Balde yang lolos dari pengawalan Dani Carvajal mengirim umpan lambung akurat. Robert Lewandowski, striker veteran yang insting membunuhnya belum tumpul dimakan usia, melompat lebih tinggi dari Eder Militao. Tandukan kerasnya tak mampu dijangkau Courtois. 2-1, Barcelona membalikkan keadaan!

Stadion bergemuruh. Nyanyian Cant del Barça menggema di Riyadh. Namun, Real Madrid adalah Real Madrid. DNA Eropa dan mental “tak mau kalah” mereka berbicara.

Carlo Ancelotti merespons dengan memasukkan tenaga baru. Rodrygo masuk menggantikan gelandang bertahan, sebuah sinyal all-out attack. Keputusan ini terbayar lunas di menit ke-75. Serangan balik cepat—senjata mematikan Madrid—kembali memakan korban. Rodrygo meliuk-liuk di sisi kiri, memberikan umpan tarik yang diselesaikan dengan tap-in mudah oleh Jude Bellingham yang muncul tanpa kawalan. Skor kembali imbang 2-2.

Pada titik ini, banyak pengamat memprediksi laga akan berlanjut ke babak tambahan (Extra Time). Kedua tim tampak kelelahan. Kaki-kaki mulai berat. Namun, drama sesungguhnya baru dimulai.

Menit ke-89: Momen Ajaib Sang “Wonderkid”

Ketika papan skor digital stadion sudah bersiap menyambut tambahan waktu, keajaiban itu terjadi. Barcelona mendapatkan tendangan bebas di area yang cukup ideal, sekitar 25 meter dari gawang, setelah Gavi dilanggar keras.

Biasanya, posisi ini adalah makanan empuk bagi penendang kaki kanan. Namun, Lamine Yamal mengambil bola. Pemuda yang di tahun 2026 ini semakin matang, menatap gawang dengan tatapan dingin.

Bukan tendangan melengkung biasa, ia melepaskan tembakan knuckleball yang menipu pergerakan Courtois. Bola yang seakan akan melambung, tiba-tiba menukik tajam ke pojok kanan gawang.

GOL!

Jaring gawang bergetar. Courtois hanya bisa terpaku. Lamine Yamal berlari ke sudut lapangan, mencium lencana Barcelona di dadanya, diikuti oleh seluruh rekan setimnya, bahkan Ter Stegen berlari dari gawangnya. Skor 3-2 untuk Barcelona.

Sisa waktu 4 menit injury time terasa seperti 4 jam bagi fans Barcelona, namun pertahanan mereka yang dipimpin Ronald Araujo tampil solid memblokade gempuran putus asa Madrid. Peluit panjang berbunyi. Barcelona Juara!


Analisis Updatebola: Kenapa Barcelona Bisa Menang?

Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan tendangan bebas di menit akhir. Tim redaksi Updatebola membedah tiga faktor kunci kemenangan Blaugrana malam ini:

1. Dominasi Lini Tengah (The Midfield Battle)

Statistik tidak berbohong. Barcelona menguasai 62% penguasaan bola. Trio Pedri-Gavi-De Jong sukses memutus suplai bola dari Toni Kroos (yang masuk sebagai pengganti) dan Valverde ke lini depan Madrid. Madrid dipaksa bermain bola panjang yang tidak efektif karena Araujo dan Kounde sangat dominan di udara.

2. Eksploitasi Sisi Kanan (Yamal Show)

Sisi kiri pertahanan Madrid menjadi titik lemah yang dieksploitasi habis-habisan. Lamine Yamal mencatatkan 8 kali dribble sukses, terbanyak dalam laga ini. Ferland Mendy dibuat kewalahan dan seringkali harus meminta bantuan bek tengah, yang akhirnya membuka ruang bagi Lewandowski di tengah.

3. Transisi Bertahan ke Menyerang

Biasanya, Barcelona lambat dalam transisi. Namun malam ini, begitu mereka merebut bola, transisi ke depannya sangat cepat. Gol pertama Barcelona adalah bukti bagaimana mereka tidak lagi terobsesi dengan penguasaan bola statis, tapi lebih direct saat ada celah.


Rapor Pemain: Siapa Bersinar, Siapa Redup?

Berikut adalah penilaian tim Updatebola untuk para pemain kunci di laga final Piala Super Spanyol 2026:

Barcelona:

  • Ter Stegen (8.0): Melakukan 3 penyelamatan krusial, meski kebobolan 2 gol yang sulit dihindari.
  • Ronald Araujo (8.5): Tembok kokoh. Mematikan pergerakan Vinicius di babak kedua.
  • Pedri (9.0): Maestro lapangan tengah. Visi bermainnya di atas rata-rata.
  • Lamine Yamal (9.5 – Man of The Match): Satu assist, satu gol kemenangan, dan mimpi buruk bagi bek Madrid.
  • Lewandowski (8.0): Efektif. Tidak banyak berlari, tapi selalu ada di posisi yang tepat.

Real Madrid:

  • Thibaut Courtois (7.0): Melakukan beberapa save bagus, tapi terkecoh di gol terakhir.
  • Vinicius Jr (7.5): Berbahaya di babak pertama, namun menghilang di babak kedua karena dijaga ketat.
  • Jude Bellingham (7.5): Selalu menjadi ancaman dengan pergerakannya, mencetak satu gol penting.
  • Ferland Mendy (5.0): Titik lemah Madrid malam ini. Sering kalah duel 1 lawan 1.

Dampak Kemenangan Bagi Sisa Musim 2026

Apa arti trofi Piala Super Spanyol ini bagi Barcelona?

Pertama, ini adalah suntikan moral yang masif. Mengalahkan Real Madrid di final selalu memberikan dorongan psikologis yang besar untuk mengarungi sisa musim La Liga dan Liga Champions. Xavi Hernandez kini punya bukti nyata bahwa proyek regenerasinya berjalan di jalur yang benar.

Kedua, ini membungkam kritik. Sempat diragukan di awal musim karena beberapa hasil seri, trofi pertama di tahun 2026 ini menjadi validasi bahwa Barcelona masih merupakan raksasa yang lapar gelar.

Bagi Real Madrid, kekalahan ini tentu menyakitkan, tapi bukan kiamat. Ancelotti punya pekerjaan rumah besar untuk membenahi konsentrasi lini belakang, terutama dalam menghadapi pemain sayap yang lincah.


Komentar Pasca Laga

Dalam konferensi pers yang dihadiri koresponden Updatebola, Xavi Hernandez tak bisa menyembunyikan senyumnya.

“Kami menderita, tapi kami menikmati penderitaan itu. Melawan Madrid tidak pernah mudah. Tapi hari ini, para pemain menunjukkan karakter. Lamine (Yamal) melakukan sesuatu yang spesial, tapi ini kemenangan tim. Trofi ini untuk para fans yang selalu percaya pada kami.”Xavi Hernandez.

Di sisi lain, Carlo Ancelotti tampak legowo namun tetap kritis.

“Kami memberikan terlalu banyak ruang di babak kedua. Gol tendangan bebas itu brilian, sulit menyalahkan siapa pun untuk kualitas individu seperti itu. Kami akan bangkit. Musim masih panjang.”Carlo Ancelotti.


Kesimpulan

Final Piala Super Spanyol 2026 akan dikenang sebagai salah satu laga klasik. Skor 3-2 mencerminkan betapa ketatnya persaingan dua raksasa ini. Namun pada akhirnya, efektivitas dan sedikit sentuhan magis dari kaki Lamine Yamal menjadi pembeda.

Barcelona pulang ke Catalunya membawa piala. Real Madrid pulang dengan dendam yang harus dibayar lunas di pertemuan La Liga berikutnya. Dan kita, para penikmat sepak bola, sekali lagi disuguhi tontonan kelas dunia yang memanjakan mata.

Terus pantau Updatebola untuk analisis mendalam, cuplikan gol, dan berita terbaru seputar sepak bola dunia. Jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp komunitas bola Anda jika Anda merasa ulasan ini mewakili perasaan Anda saat menonton laga tadi malam!

Salam Olahraga!


Disclaimer: Artikel ini adalah laporan pertandingan sepak bola. Statistik dan data yang disajikan berdasarkan pengamatan tim redaksi saat laga berlangsung.

Kembali Ke Halaman Utama

Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Jan 2026
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026 Tips Betting & Skor
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026 | Updatebola

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *