Real Madrid Kalah 0-2 dari Celta Vigo – Analisis Pertandingan
Pendahuluan
Pada pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabéu, Real Madrid harus menerima kenyataan pahit setelah kalah dengan skor 0-2 dari Celta Vigo. Meskipun diunggulkan, tim asuhan Carlo Ancelotti tidak mampu mengatasi serangan cepat dan strategi efektif yang diterapkan oleh Celta Vigo. Kemenangan Celta Vigo ini menjadi kejutan besar dalam perjalanan La Liga musim ini, dan memperlihatkan pentingnya ketajaman dalam menyerang serta kekuatan bertahan yang solid.
Nobar / Live Match : http://updatebola.live
Babak Pertama: Penurunan Fokus dan Kesempatan yang Terbuang
Real Madrid memulai pertandingan dengan tekanan tinggi, berusaha mendominasi permainan di lini tengah. Namun, Celta Vigo menunjukkan performa yang sangat disiplin dalam bertahan. Keberhasilan Celta Vigo dalam menghambat aliran bola ke area depan membuat Karim Benzema dan Vinícius Júnior kesulitan untuk menciptakan peluang. Meski memiliki penguasaan bola lebih banyak, Real Madrid gagal memanfaatkan peluang-peluang yang ada.
Celta Vigo kemudian berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Madrid pada menit ke-23. Sebuah umpan terobosan yang cerdik dari Denis Suárez berhasil diselesaikan dengan tenang oleh Iago Aspas, yang menembus penjagaan David Alaba. Gol pertama ini seakan membuka keran kebuntuan, dan membuat Real Madrid tertekan.
Babak Kedua: Penegasan Keunggulan Celta Vigo
Di babak kedua, Ancelotti berusaha melakukan perubahan taktik dengan memasukkan beberapa pemain untuk meningkatkan daya serang. Namun, Celta Vigo tidak memberikan ruang sama sekali. Keberhasilan mereka dalam bertahan terstruktur membuat setiap serangan Madrid bisa dipatahkan.
Pada menit ke-57, Celta Vigo menggandakan keunggulannya. Sebuah serangan balik cepat dimulai dari belakang, diakhiri dengan penyelesaian sempurna oleh Gabriel Veiga. Meski Courtois melakukan upaya untuk menghentikan bola, tetapi tidak ada yang bisa menghentikan tembakan keras tersebut. Dengan skor 2-0, Madrid semakin terpuruk.

Analisis Permainan Real Madrid
Kekalahan ini menjadi sorotan bagi tim Los Blancos, terutama terkait dengan strategi menyerang mereka yang kurang efektif. Meskipun menguasai bola, serangan Madrid seringkali terhenti pada pertahanan Celta Vigo yang solid. Karim Benzema, yang biasanya menjadi andalan, tampak kesulitan mendapatkan ruang yang cukup untuk bergerak. Selain itu, absennya beberapa pemain kunci juga mempengaruhi performa tim secara keseluruhan.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih Carlo Ancelotti mengakui bahwa timnya tidak tampil sesuai ekspektasi. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Ancelotti menyebutkan bahwa timnya kekurangan ketajaman dalam menyerang dan gagal dalam menjaga konsentrasi di lini pertahanan. Ia juga menekankan perlunya evaluasi mendalam untuk memperbaiki performa tim dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Di sisi lain, pelatih Celta Vigo, Eduardo Coudet, memuji strategi bertahan yang diterapkan anak asuhnya. Coudet mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan disiplin dalam bertahan, serta memanfaatkan setiap peluang yang ada. Celta Vigo memperlihatkan bahwa mereka bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.
Kesimpulan
Kekalahan 0-2 bagi Real Madrid dari Celta Vigo memberikan pelajaran berharga bagi tim yang biasanya mendominasi La Liga. Meski memiliki kualitas pemain yang luar biasa, Madrid harus lebih memperhatikan aspek strategi, ketajaman dalam menyerang, dan soliditas bertahan. Celta Vigo, di sisi lain, membuktikan bahwa mereka mampu mengimbangi kekuatan besar di La Liga dan meraih hasil positif melalui strategi yang matang.
Prediksi Napoli vs Juventus 08 Desember 2025
Prediksi & Tips Betting Real Betis vs Barcelona – 7 Des 2025
Prediksi & Tips Parlay 06 Desember 2025: Menang Besar!

Pingback: Prediksi Inter Milan vs Liverpool 10 Des 2025 | UpdateBola